Akpol 2017, Kasat Lantas AKP Dwi Dea Anggraini Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Bitung

 

 

JEJAKSULUT.COM, BITUNG – Sosok perempuan menjadi pusat perhatian dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bitung, Senin (17/8/2026).

Dia adalah AKP Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., S.I.K., M.H., yang sehari-hari menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Bitung, Polda Sulawesi Utara.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2017 itu dipercaya mengemban tugas sebagai Komandan Upacara pada upacara yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung.

Upacara berlangsung khidmat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam satu komando di bawah kepemimpinan AKP Dwi Dea Anggraini sebagai komandan upacara.

Sementara itu, Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Kehadiran AKP Dwi Dea Anggraini sebagai komandan upacara menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Bitung.

AKP Dwi Dea Anggraini lahir di Lubuk Linggau, 10 November 1995. Ia merupakan lulusan Akpol tahun 2017 dan alumnus Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) tahun 2023.

Di bidang pendidikan, ia memiliki gelar Sarjana Terapan Kepolisian (S.Tr.K), Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K), serta Magister Hukum (M.H) yang ditempuh di Universitas Batam pada 2020.

AKP Dwi Dea Anggraini mulai dipercaya menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Bitung pada 13 Agustus 2025.

Sebelumnya, ia sempat mengemban tugas sebagai Perwira Pertama (Pama) di Polda Sulut, kemudian bertugas sebagai Panit Indaksi Ditreskrimsus Polda Sulut.

Ia selanjutnya dipercaya menjabat Kepala Urusan Protokol Staf Pribadi Pimpinan (Kaurprodok) Polda Sulut.

Dalam kehidupan keluarga, AKP Dwi Dea Anggraini merupakan istri dari Kompol Elwin Kristanto, yang kini menjabat Kasat Reskrim Polresta Manado, Polda Sulut.

Upacara lebih menarik saat penampilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bitung membentuk angka 81.

Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, putra-putri terbaik Kota Bitung menampilkan formasi khusus dengan membentuk angka 81.

Formasi tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap 81 tahun perjalanan kemerdekaan Indonesia. Di sisi lain, formasi itu juga menggambarkan semangat persatuan, kebersamaan, serta kesiapan generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan.

Pasukan Paskibraka Kota Bitung berada di bawah pembinaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bitung, di bawah kepemimpinan Plt Kepala Badan, Idrus Harun, SH.

Bertindak selaku Komandan Paskibraka yakni Lettu CPM Muhammad Rizky Hariyanto, S.Tr.Han, yang sehari-hari menjabat Dansubdenpom XIII/1-2 Bitung. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2021 dan lahir di Jakarta, 27 Mei 1999.

Sementara Perwira Upacara dipercayakan kepada AKP Krisna Supeno, yang sehari-hari menjabat Kasi Fasilitas Subdit Fasharkan Ditpolairud Polda Sulut.

Dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Kota Bitung Vivi Jeanet Ganap, SE bertindak sebagai pembaca teks Proklamasi.

Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Bitung, John Michael Toar Sondakh, S.Sos., M.A.P.

Sementara doa dibawakan oleh Pastor Paroki Stella Maris Bitung, Pastor Bonifasius Berly Dianomo, PR.

Pasukan upacara terdiri dari unsur Kodim 1310 Bitung, Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral VIII Bitung, Satuan Kapal Patroli Kodaeral VIII Bitung, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 916/Bara Sakti, Polres Bitung, Polairud, Dinas Perhubungan, CPNS Kota Bitung, Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung, STIE Petra Bitung, serta siswa-siswi SMA Negeri 2 Bitung.

Pelaksanaan upacara turut diiringi Korsik Kota Bitung di bawah koordinator Yamsi Goni, serta persembahan aubade dari siswa-siswi SMP Negeri 2 Bitung.

Rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Bitung tersebut menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat nasionalisme, persatuan dan gotong royong.

Lebih dari sekadar seremoni, peringatan kemerdekaan diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan karya terbaik demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *