Bawa Sajam dan Ancam Pegawai di Unima, Seorang Pelajar Diamankan Resmob Minahasa, Begini Keterangan Pihak Unima

JEJAKSULUT.COM, MINAHASA — Aksi cepat Tim Resmob Polres Minahasa kembali membuahkan hasil. Seorang pelajar berusia 15 tahun berinisial N.N. berhasil diamankan setelah diduga membawa senjata tajam jenis pisau dan melakukan pengancaman terhadap pegawai Klinik Unima.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.

Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Katim Resmob Aipda Hendra Mandang, S.H., setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya seorang pemuda yang meresahkan di kompleks Kampus Universitas Negeri Manado (Unima), tepatnya di area Klinik Unima.

Mendapat informasi tersebut, tim segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Tim Resmob langsung melakukan pengamanan terhadap pelaku yang saat itu kedapatan membawa sebilah pisau.

Berdasarkan keterangan awal, pelaku diduga sempat melakukan pengancaman terhadap salah satu pegawai klinik, sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan kampus.

Adapun identitas pelaku diketahui berinisial N.N., berusia 15 tahun, berstatus pelajar SMA, dan berdomisili di Perum Unima Blok A, Kecamatan Tondano Selatan.

Katim Resmob mengatakan, mengingat pelaku masih di bawah umur, proses penanganan dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku bagi anak berhadapan dengan hukum.

“Pelaku bersama barang bukti langsung diamankan ke Mako Polres Minahasa guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Katim Resmob Aipda Hendra Mandang, S.H.,

Polres Minahasa mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan pihak sekolah lebih aktif dalam pembinaan serta menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Sementara itu, terkait Insiden Keamanan di Klinik Universitas Negeri Manado
Manado, Humas Unima menyampaikan informasi resmi terkait insiden tersebut.

Berdasarkan laporan di lapangan, seorang pria dengan gelagat mencurigakan memasuki area Klinik Unima.

Yang bersangkutan diketahui mengenakan seragam sekolah menengah atas (SMA) dan mantel. Kecurigaan petugas keamanan (satpam) muncul saat melihat perilaku yang tidak wajar, sehingga dilakukan pemeriksaan.

Saat akan diamankan, yang bersangkutan melakukan perlawanan. Namun demikian, petugas keamanan Universitas Negeri Manado dengan sigap dan terukur berhasil melumpuhkan serta mengamankan pelaku.

Dalam pemeriksaan awal, ditemukan senjata tajam di dalam tas yang dibawa oleh yang bersangkutan.

Pelaku selanjutnya telah diserahkan kepada pihak berwenang yakni Resmob Polres Minahasa untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sehubungan dengan kejadian tersebut, Universitas Negeri Manado menegaskan bahwa:

1. Tidak terdapat korban dalam insiden ini.

2. Situasi kampus saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.

3. Seluruh aktivitas akademik dan layanan kampus tetap berjalan normal.

4. Pengamanan di lingkungan kampus akan terus ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa.

Universitas Negeri Manado berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh sivitas akademika serta masyarakat di lingkungan kampus.

Kami juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi, serta tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi. (*)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *