JEJAKSULUT.COM, Minsel – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH bersama Wakil Bupati Theodorus Kawatu mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Cuaca Ekstrem.
Hal ini, dalam rangka menyikapi perkembangan cuaca ekstrem dan tingginya intensitas curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Minahasa Selatan beberapa waktu terakhir.
Demi keselamatan bersama, berikut adalah poin-poin penting yang harus diperhatikan oleh seluruh warga:
* Waspada Luapan Sungai: Bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS), diminta untuk tetap siaga 24 jam. Debit air dapat meningkat secara drastis sewaktu-waktu yang berpotensi menyebabkan banjir luapan.
* Menjaga Kebersihan Lingkungan: Pastikan drainase dan saluran air di sekitar tempat tinggal tidak tersumbat oleh sampah.
Gotong royong membersihkan saluran pembuangan sangat diperlukan agar aliran air tetap lancar saat hujan deras.
* Keselamatan Nelayan: Para nelayan dan pelaku aktivitas di laut diimbau untuk selalu memantau prakiraan cuaca. Harap waspada terhadap ancaman angin kencang dan gelombang pasang yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.
* Keamanan Berkendara: Bagi pengendara kendaraan bermotor, tingkatkan kehati-hatian saat berkendara di tengah hujan lebat. Jarak pandang yang terbatas dan jalanan licin meningkatkan risiko kecelakaan.
* Ancaman Longsor dan Pohon Tumbang: Masyarakat yang berada di area perbukitan atau tebing diminta waspada terhadap potensi tanah longsor.
Selain itu, hindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar yang rawan tumbang.
* Batasi Mobilitas: Jika tidak ada urusan yang sangat mendesak atau penting, masyarakat diharapkan untuk tetap berada di rumah dan menghindari perjalanan jauh hingga cuaca lebih kondusif.
Untuk informasi lebih lanjut, pelaporan kejadian bencana, atau permohonan bantuan darurat, silakan segera menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan atau melalui nomor darurat yang telah tertera pada poster resmi pemerintah.
“Mari kita tetap berdoa dan waspada. Keselamatan diri dan keluarga adalah prioritas utama,” tutup Bupati Minahasa Selatan. (*)
(Sumber-Pemkab Minsel)







