Optimalisasi Penerimaan PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan, Bupati Minsel Bahas Strategi Peningkatan PAD Bersama Bapenda Sulut

JEJAKSULUT.COM, Minsel — Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, S.H, menerima kunjungan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara melalui Kantor UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Minahasa Selatan (Samsat Amurang).

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Minahasa Selatan, Kamis (12/2/2026).

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, khususnya dalam optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah.

Dalam pertemuan tersebut dibahas upaya dan strategi peningkatan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari opsen pajak sebesar 65 persen untuk kabupaten/kota yang bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Sektor ini dinilai memiliki potensi strategis sebagai salah satu pendorong utama peningkatan PAD daerah.

Terkait hal ini, Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar menegaskan bahwa penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci dalam optimalisasi penerimaan pajak daerah.

“Upaya ini kita dilakukan melalui peningkatan kepatuhan wajib pajak, pemutakhiran data kendaraan bermotor, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelas Bupati Franky Wongkar.

Sejalan dengan hal tersebut, lanjut Bupati, penerimaan opsen PKB dan BBNKB Tahun 2026 diproyeksikan memiliki prospek yang positif dengan target yang relatif realistis.

“PKB diperkirakan tetap menjadi sumber PAD yang stabil, sementara BBNKB memiliki potensi pertumbuhan namun cenderung fluktuatif karena dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan dinamika transaksi kendaraan bermotor,” terang Bupati.

Secara strategis, sambung Bupati, apabila pengawasan, pelayanan, dan integrasi data dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan, penerimaan opsen PKB dan BBNKB berpotensi menjadi salah satu pilar penguatan kapasitas fiskal daerah sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan daerah.

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah strategis dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah guna menunjang pelaksanaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati Franky Wongkar.

Kegiatan berlangsung dalam suasana koordinatif dan konstruktif sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat tata kelola pendapatan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Minahasa Selatan (Samsat Amurang), Stenly Sarionsong, S.E., bersama dengan jajaran, yakni Brury Karundeng, S.E.

Kemudian, Kepala Seksi Sengketa Pajak dan Retribusi Daerah, Grace Runtunuwu, S.E., Kepala Seksi Pelayanan PKB/BBNKB dan PAP, Hendra Mamoto, S.E., Plh. Kepala Subbagian Tata Usaha; serta Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Melky Manus, S.STP. (Orel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *