Ngopi Bareng Wartawan, Ketua DPRD Minahasa Dorong Sinergitas Majukan Pariwisata, Kebudayaan dan SDM

JEJAKSULUT.COM, MINAHASA — Menghargai dan menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur merupakan kewajiban mutlak bagi generasi saat ini.

Cara terbaik membalas perjuangan tersebut adalah dengan tindakan nyata mengisi kemerdekaan melalui dukungan penuh terhadap program pembangunan pemerintah pusat hingga daerah.

Pesan tegas tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, Franky Wolayan, saat berbincang hangat dan santai bersama para wartawan di salah satu kedai kopi di kawasan Baoombong, Tondano, Sabtu (15/8/2026).

Diskusi akrab yang berlangsung penuh kekeluargaan ini menjadi ruang pertukaran gagasan sebelum ia beranjak menghadiri kegiatan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tondano.

Dalam kesempatan tersebut, Wolayan menekankan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada aspek infrastruktur semata.

“Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembentukan karakter secara bertahap harus berjalan seiring demi mencetak fondasi daerah yang kuat,” jelas Wolayan.

Tak kalah penting, lanjut dia, Amanat memajukan kebudayaan nasional maupun daerah harus terus dipertahankan dan direalisasikan.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa saat ini sedang fokus menggenjot sektor pariwisata, dengan kebudayaan lokal sebagai inti utamanya.

Komitmen dari pihak pemerintah sudah berjalan, sehingga tantangan utamanya kini adalah bagaimana mendorong masyarakat agar memiliki kesadaran diri dan tidak sekadar menjadi penerima pasif.

Setiap warga negara diharapkan berkontribusi aktif dalam pembentukan karakter serta jati diri SDM Minahasa agar mampu melangkah maju secara berkelanjutan.

“Tentu, dari sisi lembaga legislatif, DPRD Minahasa menegaskan kesiapannya dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, serta regulasi,” sebut Wolayan.

Berbagai aspirasi, gagasan, dan kebutuhan kebudayaan yang berkembang di tengah masyarakat siap ditampung untuk diracik menjadi produk hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) Kebudayaan.

Menutup perbincangan, Wolayan secara terbuka menyampaikan bahwa setiap pihak tentu memiliki keterbatasan dan tidak ada yang sempurna.

Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi hal yang mutlak demi kemajuan daerah.

“Sinergitas yang erat antara Pemkab Minahasa, DPRD, insan pers, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama agar harapan pembangunan Minahasa dapat tercapai secara optimal,” tandasnya. (*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *