Tertangkap Bawa Sajam Saat Polisi Patroli, Pemuda di Singkil Dihadiahi Timah Panas

 

JEJAKSULUT.COM.Manado – Tiga pemuda kedapatan membawa senjata tajam saat polisi melakukan patroli subuh di Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Ketiga pemuda diamankan tim gabungan Polresta Manado.

Satu orang di antaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melarikan diri.

Penindakan itu terjadi dalam Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu, 8 Februari 2026 sekitar pukul 05.37 Wita di Kelurahan Ketang Baru.

Patroli dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto bersama Kasat Intel AKP Andri Permadi.

AKP Elwin mengatakan, petugas awalnya mencurigai tiga pemuda yang melintas menggunakan sepeda motor dengan knalpot brong sambil mengeber kendaraan.

Lanjutnya, mereka kemudian dihentikan untuk diperiksa.

“Saat penggeledahan, polisi menemukan sebilah pisau badik besi putih yang diselipkan di balik celana pemuda berinisial DP (24),” kata Kasat, Senin 9 Februari 2026.

Rekannya, VK (29), juga kedapatan membawa panah wayer lengkap dengan pelontarnya dan dalam kondisi siap digunakan.

Ketika hendak diamankan, DP mencoba kabur.

Polisi pun mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki pelaku.

DP selanjutnya dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

“Selain DP dan VK, polisi turut mengamankan seorang pemuda lainnya berinisial ET (26),” kata Kasat.

Ketiganya kini menjalani pemeriksaan di Mapolresta Manado.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu bilah pisau badik, satu pelontar, dan satu busur panah wayer.

Kasusnya masih dalam penanganan penyidik Satreskrim.

Kasat menegaskan akan terus meningkatkan patroli guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya penggunaan senjata tajam yang membahayakan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *