Polres Minahasa Gelar Apel Pasukan Keselamatan Samrat 2026, Komitmen Tekan Angka Kasus Lakalantas

JEJAKSULUT.COM, Minahasa – Polres Minahasa menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Samrat–2026, Senin (2/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Polres Minahasa dan menjadi penanda dimulainya operasi terpadu lintas sektoral yang bertujuan menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel dipimpin oleh Wakapolres Minahasa Djonny Rumate, S.Sos, MAP selaku Inspektur Upacara, dengan Perwira Upacara Kasat Lantas Polres Minahasa AKP Sumiaty Pontoan, SE, serta Komandan Upacara KBO Sat Lantas IPTU Hiskia Tuejeh, S.Psi.

Kegiatan ini melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait sebagai wujud sinergitas dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) di wilayah Minahasa.

Sebanyak sembilan kelompok pasukan mengikuti apel, terdiri dari Perwira Polres Minahasa, personel Kodim 1302/Minahasa, Sat Lantas, Sat Samapta, Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Res Narkoba, Sat Pol PP, serta perwakilan Polsek jajaran.

Dalam amanatnya, Wakapolres Minahasa Djonny Rumate menekankan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian penting dari proses manajerial untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pola tindak di lapangan.

“Operasi Keselamatan Samrat–2026 akan mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan, sekaligus merespons dinamika dan fenomena masyarakat menjelang Idul Fitri,” jelas Rumate.

Lebih lanjut disampaikan, data kamseltibcar lantas di Provinsi Sulawesi Utara selama periode Oktober hingga Desember 2025 menunjukkan angka kecelakaan yang masih cukup tinggi, yakni 619 kejadian, dengan 71 korban meninggal dunia, 81 korban luka berat, dan 884 korban luka ringan, serta kerugian material mencapai lebih dari Rp1,3 miliar.

“Kondisi tersebut menjadi dasar kuat pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat–2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, guna menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin berlalu lintas masyarakat,” paparnya.

Apel gelar pasukan ditutup dengan doa, laporan akhir komandan apel, penghormatan pasukan, serta foto bersama.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 08.30 WITA dalam keadaan aman dan kondusif, menandai kesiapan penuh Polres Minahasa dan seluruh stakeholder terkait dalam mendukung suksesnya Operasi Keselamatan Samrat–2026 demi keselamatan pengguna jalan.

Turut hadir sejumlah pejabat lintas instansi, antara lain Kabag SDM Polres Minahasa AKP Michael Siwu, Pasi Ops Kodim 1302/Minahasa Kapten Inf. Maikel Rau, Kasat Binmas IPTU Haris Sukisman, Kasi Was Polres Minahasa Juliana Oraele, Plt Kasat Pol PP Minahasa Arnold Siby, SE, Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dishub Minahasa Alfrets Mandolang, SE, serta Penanggung Jawab Samsat Tondano Antonius Gabriel. (*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *