Jumat Curhat, Warga Desa Lalumpe Sharing Bersama Polres Minahasa, Bahas Situasi Kamtibmas

JEJAKSULUT.COM, Minahasa – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, Wakapolres Minahasa, Kompol Fenti J. Kawulur, S.Sos, memimpin kegiatan Jumat Curhat di Desa Lalumpe, Kecamatan Kombi, Jumat (24/1/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perangkat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres menyampaikan pesan penting terkait pencegahan tindak kejahatan.

“Mari kita jadikan diri kita sebagai polisi bagi keluarga kita sendiri,” ajak Kompol Fenti.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Senada dengan Wakapolres, Camat Kombi, Misye Albertina Kumontoy, SS, MAP, mengapresiasi kegiatan ini.

“Dialog seperti ini sangat penting untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat dan kepolisian,” ujarnya.

Kegiatan Jumat Curhat ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan permasalahan yang dihadapi.

Warga Desa Lalumpe antusias berdiskusi langsung dengan Wakapolres, mulai dari masalah keamanan lingkungan hingga kebutuhan infrastruktur.

Sementara, Camat Kombi, Misye Albertina Kumontoy, SS, MAP, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini.

Ia menekankan bahwa dialog seperti ini sangat penting untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pihak kepolisian.

serta membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di wilayah tersebut.

Tokoh agama seperti Pdt. Jems Tumewu, Gembala GPdI El Shadai Lalumpe, dan Pdt. Jelia Anis, S.Th, Pelayanan GMIM Immanuel Lalumpe, turut memberikan dukungan terhadap program kepolisian ini.

Mereka sepakat bahwa peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan adalah fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan kondusif.

Hukum Tua Desa Lalumpe Roger Nonutu juga mengapresiasi kegiatan Jumat Curhat tersebut.

Menurutnya, Masyarakat Desa Lalumpe menyambut baik kegiatan ini dengan antusias.

“Warga turut berdiskusi langsung dengan Wakapolres dan menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari masalah keamanan lingkungan hingga kebutuhan infrastruktur di desa,” kata Nonutu.

Suasana dialog berlangsung interaktif dan penuh kekeluargaan, mencerminkan sinergi yang baik antara masyarakat, aparat pemerintahan, dan kepolisian.

“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah Kecamatan Kombi,” pungkas Nonutu. (*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *