Berujung Damai, Kapolres Bitung Pertemukan Tiga Tokoh: Torang Samua Basudara

JEJAKSULUT.COM, BITUNG – Kesalahpahaman yang sempat memicu perselisihan akhirnya berujung pada perdamaian.

Tiga tokoh masyarakat di Kota Bitung sepakat saling memaafkan dan mengakhiri persoalan setelah dipertemukan Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., dalam suasana penuh kekeluargaan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Transit Kapolres Bitung, Rabu (16/9/2026).

Hadir dalam pertemuan itu Hasisanto Pasa atau yang akrab disapa Kep Anto selaku Ketua Forsa Warkop Bitung, Richard Mamuntu selaku Ketua Ormas Adat Esa Keter, serta Mario Mamuntu selaku Ketua Ormas Brigade Nusa Utara.

Didampingi Kasat Intelkam dan KBO Intelkam Polres Bitung, Kapolres secara langsung membuka ruang dialog bagi ketiga pihak untuk menyampaikan pandangan sekaligus mencari jalan keluar atas kesalahpahaman yang terjadi.

Suasana pertemuan berlangsung hangat.

Tidak ada ruang untuk saling menyalahkan.

Masing-masing pihak diberi kesempatan untuk berbicara, mendengar dan memahami satu sama lain.

Dari dialog tersebut, ketiga tokoh menunjukkan kebesaran hati.

Hasisanto Pasa, Richard Mamuntu dan Mario Mamuntu sepakat saling memaafkan serta mengakhiri kesalahpahaman yang sebelumnya terjadi.

Kesepakatan itu sekaligus menjadi komitmen bersama untuk tidak membiarkan persoalan pribadi maupun perbedaan pandangan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketenteraman masyarakat Kota Bitung.

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan, perdamaian bukan berarti mengabaikan persoalan.

Menurutnya, setiap perbedaan justru perlu diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah.

“Kita duduk bersama bukan untuk mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Kita ingin mencari jalan terbaik agar kesalahpahaman yang ada tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Yang harus kita jaga adalah persaudaraan dan keamanan Kota Bitung,” sebut dia.

Ia pun mengapresiasi kebesaran hati seluruh pihak yang bersedia membuka diri, berdialog dan memilih jalan perdamaian.

“Saya sangat mengapresiasi kebesaran hati semua pihak. Hari ini kita menunjukkan bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan dengan komunikasi, dengan kepala dingin dan dengan hati yang terbuka. Mari kita jadikan pertemuan ini sebagai momentum untuk kembali memperkuat persaudaraan,” jelasnya

Bagi AKBP Arie, menjaga keamanan Kota Bitung bukan hanya menjadi tugas kepolisian.

Peran masyarakat, tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan juga dinilai penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak seluruh tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan seluruh warga untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi dan jangan membiarkan persoalan kecil menjadi besar,” katanya.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun komunikasi secara terbuka apabila terjadi persoalan.

“Kalau ada persoalan, mari datang dan kita bicarakan bersama. Polres Bitung selalu terbuka.

Kita ingin menjadi bagian dari solusi, bukan menambah persoalan. Mari kita saling menghormati, saling membantu dan menjaga Kota Bitung bersama-sama,” ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut, ketiga tokoh juga menyatakan komitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban Kota Bitung serta mendukung Polres Bitung dalam memelihara situasi kamtibmas agar tetap aman, damai dan kondusif.

Pertemuan kemudian ditutup dalam suasana penuh keakraban dan persahabatan. Kesalahpahaman ditinggalkan, sementara komitmen untuk memperkuat persaudaraan kembali diteguhkan.

“Torang Samua Basudara,” kata penutup Kapolres.

Ungkapan sederhana itu menjadi pesan kuat dari pertemuan tersebut.

Bahwa perbedaan tidak harus berakhir dengan permusuhan. Dengan komunikasi, saling menghormati dan kebesaran hati, persoalan justru dapat menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *