Bantu Masyarakat dan Tekan Inflasi, Pemkab Minahasa Gelar Pangan Murah di Lapangan Samratulangi Tondano

JEJAKSULUT.COM, MINAHASA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa kembali menggelar program Gelar Pangan Murah di Lapangan Samratulangi Tondano, Jumat (31/7/2026).

Langkah ini diambil guna membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi di daerah.

Untuk memastikan penyaluran bahan pangan berjalan lancar dan tepat sasaran, Bupati Minahasa turun langsung meninjau pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Masyarakat Tondano menyambut program ini dengan sangat antusias. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk membeli kebutuhan dapur yang dipasarkan di bawah harga pasar.

Komoditas yang paling diminati warga adalah beras, disusul oleh minyak goreng dan telur ayam. Untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut, Dinas Pangan Pemkab Minahasa menyiapkan sedikitnya 400 kantong beras, 8 dos minyak goreng, serta 100 bak telur ayam.

Keberadaan pangan murah ini dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Rainy, salah seorang warga Tondano, mengaku sangat bersyukur dengan adanya program dari pemerintah daerah ini.

“Kami sangat terbantu dan bersyukur. Kalau di pasar harga beras per liter bisa mencapai Rp14.000, di sini beras SPHP ukuran 5 kilogram hanya Rp58.000,” ujar Rainy saat ditemui di lokasi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Minahasa, Maya Kainde, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Minahasa untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Program ini difokuskan untuk publik agar masyarakat bisa mendapatkan pangan murah di bawah harga pasar. Selain itu, langkah ini sangat penting untuk menekan laju inflasi di Kabupaten Minahasa, terlebih saat ini kita menghadapi musim panas berkepanjangan yang menyebabkan harga bahan pangan naik drastis,” terang Maya Kainde.

Ia menambahkan, Gelar Pangan Murah kali ini tidak hanya terpusat di Lapangan Samratulangi Tondano, tetapi juga diselenggarakan secara serentak di beberapa wilayah lain, meliputi Kecamatan Tombariri, Pineleng, dan Mandolang.

Pelaksanaan serentak ini terwujud berkat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *