Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Pemandian Air Panas Ranolewo Minahasa, Begini Kondisinya

JEJAKSULUT.COM, Minahasa — Tim Sar Gabungan berhasil menemukan seorang korban yang tenggelam di Pemandian Air Panas Ranolewo, Desa Toraget Kecamatan Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi dihentikan setelah korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (19/3/2026).

Korban diketahui bernama Faith Kapugu (18), warga Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat.

Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam di lokasi pemandian air panas dengan titik perkiraan lokasi kejadian berjarak sekitar 33,79 km dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado.

Komandan Tim Basarnas sulut Andre Kembi menyampaikan bahwa pada hari kedua operasi (H.2), Tim SAR Gabungan memulai kegiatan dengan briefing pada pukul 07.00 WITA.

Selanjutnya, pada pukul 07.30 WITA dilakukan penyisiran menggunakan jaring. Metode ini dipilih karena kondisi suhu air yang berkisar antara 38°C hingga 45°C, bahkan dapat meningkat mendekati sumber air panas, sehingga tidak memungkinkan dilakukan penyelaman.

“Pada pukul 14.30 WITA, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kemudian langsung dievakuasi ke RS Budi Mulia Langowan untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup dengan hasil akhir satu orang meninggal dunia (MD).

Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang telah dilakukan.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, Polres Minahasa, Polsek Langowan Barat, Koramil Langowan, BPBD Minahasa, RAPI Minahasa, Inavis, pemerintah setempat, serta masyarakat.

Adapun peralatan yang digunakan dalam operasi meliputi rescue car, truk personil, rubber boat, peralatan medis, peralatan selam, Aqua Eye, perangkat komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado (Basarnas Sulut) George L.M Randang S.ip., M.A.P. mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di lokasi wisata alam, khususnya yang memiliki potensi bahaya seperti sumber air panas. (*)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *