JEJAKSULUT.COM, Minahasa – Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang (RD-Vasung) meminta kerjasama lintas sektoral dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Minahasa.
Hal ini dibahas dalam Rapat Forkopimda yang dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, dan didampingi oleh Sekretaris Daerah, Lynda Watania.
Pertemuan yang dihadiri oleh unsur Forkopimda ini difokuskan pada pembahasan sejumlah persoalan strategis daerah yang dinilai perlu penanganan terpadu lintas sektor.
Bupati Robby Dondokambey menekankan pentingnya soliditas dan komunikasi antar-instansi dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung pelaksanaan program pemerintah.
“Forum ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan solusi atas tantangan yang kita hadapi bersama,” kata Robby Dondokambey.
Dalam Rapat tersebut juga ada empat hal utama yang menjadi pokok bahasan, yaitu penanganan sampah, penguatan kamtibmas, dukungan terhadap pembangunan SMA Taruna sebagai agenda nasional, serta antisipasi terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Bupati juga menyampaikan bahwa seluruh perangkat daerah diminta untuk menindaklanjuti hasil kesepakatan rapat melalui langkah teknis di lapangan, dengan tetap berkoordinasi bersama unsur TNI, Polri, dan lembaga yudikatif.
Terpisah, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang ikut menyorot berbagai masalah dan keluhan masyarakat terkait situasi Kamtibmas di Minahasa.
“Saat ini banyak keluhan dari masyarakat terkait aktivitas balap liar di Kecamatan Tompaso, Kawangkoan dan Kecamatan Pineleng serta kebisingan musik yang mengganggu kenyamanan istirahat tetangga dibeberapa desa,” tegas Wabup Vanda Sarundajang, Sabtu (10/5/2025).
Wabup Vanda Sarundajang mengatakan keluhan mengenai balap liar dan kebisingan musik terus meningkat dari masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas tersebut.
“Kami menerima banyak laporan dari warga terkait balap liar yang membahayakan dan suara musik yang terlalu keras, terutama di malam hari,” ujar Wakil Bupati Vanda Sarundajang.
Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Bupati Vanda Sarundajang meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelaku balap liar.
“Kami meminta pihak kepolisian dan Satpol PP untuk meningkatkan patroli dan menindak tegas pelaku balap liar. Aktivitas ini sangat berbahaya, tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Selain itu, Wabup juga mengimbau warga untuk lebih memperhatikan lingkungan sekitar dan tidak memutar musik terlalu keras, terutama di jam-jam istirahat.
“Mari kita jaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan bersama. Hormati hak orang lain untuk beristirahat dengan tenang. Jangan sampai aktivitas kita mengganggu tetangga,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Minahasa berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh warga. (*)







