Begini Kronologi Seorang Pemuda Ancam Korban Dengan Samurai di Minahasa, Tiga Orang Diamankan

Oplus_16908288

JEJAKSULUT.COM, Minahasa – Tim Polres Minahasa bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pengancaman menggunakan senjata tajam jenis samurai.

Kasus ini melibatkan seorang lelaki berinisial (JM), yang dilaporkan telah melakukan pengancaman terhadap Mohamad Malanoa di jalan perbatasan antara Kelurahan Wewelen dan Kelurahan Watulambot, Kabupaten Minahasa, Minggu (14/9/2025).

Berdasarkan informasi polisi, kejadian bermula ketika terlapor bersama beberapa rekannya menghadiri sebuah acara di Kelurahan Watulambot.

“Saat itu, di lokasi tersebut sempat terjadi perselisihan dengan kelompok pemuda lain,” jelas Kapolres Minahasa AKBP Steven Simbar.

Usai kejadian, Jovan bersama dua rekannya kembali ke Kelurahan Tonsea Lama dan mengambil sebilah samurai milik seorang temannya bernama Putra.

Mereka kemudian kembali menuju lokasi acara.

“Sebelum sampai di tempat pesta, kelompok tersebut berpapasan dengan korban Mohamad Malanoa yang saat itu sedang melintas bersama seorang rekannya perempuan menggunakan sepeda motor,” jelas Kapolres.

Di jalan antara Kelurahan Wewelen dan Watulambot itulah pengancaman dengan samurai dilakukan oleh terlapor terhadap korban.

“Menerima laporan, kami langsung segera melakukan pencarian dan berhasil menemukan Jovan Monikey di Kelurahan Sasaran, tepatnya di sekitar pangkalan ojek,” tukas Kapolres.

Saat diinterogasi, lanjut Kapolres, pelaku mengakui perbuatannya. Dari hasil pengembangan, diketahui senjata tajam yang digunakan telah dibuang oleh rekan terlapor di area perkebunan Kelurahan Wewelen.

“Tim PRC kemudian melakukan penyisiran dan berhasil menemukan barang bukti tersebut,” tambah Kapolres.

Atas kejadian ini, sebanyak tiga pemuda bersama barang bukti samurai langsung diamankan di Mapolres Minahasa untuk proses hukum lebih lanjut.

“Hingga kini situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali, sementara kami terus melakukan pemeriksaan mendalam untuk mengungkap keterlibatan pihak lain,” tandas Kapolres Minahasa. (Mjr)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *