MDT Soroti Kasus Kematian Tahanan Asal Bolsel, Minta Polda Usut Tuntas

JAKARTA — Kasus meninggalnya seorang tahanan asal Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Aan, kembali mencuat setelah ramai diperbincangkan di media sosial.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Martin Daniel Tumbelaka (MDT), mendesak aparat kepolisian untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan terkait dugaan penyebab kematian tersebut.

“Harus dilakukan investigasi. Kasus ini wajib diusut tuntas dan dibuka secara transparan,” tegas Martin, legislator asal Sulawesi Utara, Senin (21/8).

Sebelum meninggal dunia, Aan sempat ditahan di Rutan Kotamobagu dan dirawat di RS Monompia Kotamobagu. Namun, keluarga korban menduga Aan mengalami penganiayaan saat masih berada di Polres Bolsel. Kecurigaan itu semakin menguat karena korban sempat mengeluh sesak napas dan nyeri dada sebelum akhirnya meninggal.

Martin menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh menutup mata terhadap kasus ini. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Kematian dalam tahanan adalah persoalan serius. Jangan sampai ada dugaan pelanggaran HAM yang dibiarkan tanpa kejelasan,” ujarnya.

Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi sorotan publik. Keluarga korban mendesak pihak berwenang segera membuka penyebab kematian Aan secara terang benderang dan memastikan proses hukum berjalan objektif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *