JEJAKSULUT.COM, Minahasa – Pemerintah Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa menggelar kegiatan Rembuk Stunting untuk membahas dan merencanakan penanganan stunting di wilayah tersebut.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, dengan tujuan menyatukan langkah strategis, mengoordinasikan upaya, dan membuat komitmen untuk mempercepat penurunan angka stunting.
Kegiatan diikuti oleh seluruh Hukum Tua di Kecamatan Kombi, unsur Polsek, Puskesmas dan TP PKK, Kamis (27/3/2025).
Camat Kombi, Misye Kumontoy mengatakan bahwa lewat kegiatan itu didapati sejumlah masukan peserta terkait penanganan stunting. Dimana akan dilakukan beberapa program.
“Diantaranya melakukan konvergensi program pencegahan stunting, melaksanakan program Desa B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman).
Memberikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan), pengobatan infeksi, stimulasi tumbuh kembang dan pendampingan keluarga,” jelas Kumontoy.
Selain itu, akan meningkatkan kualitas sanitasi, memberikan pendidikan gizi seimbang serta memastikan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Sementara, Hukum Tua Desa Lalumpe Roger Nonutu mengatakan siap menindaklanjuti hasil dair Rembuk Stunting tersebut.
“Tentu kami siap mengumpulkan dan menyelaraskan peran semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa, puskesmas, dan masyarakat, agar upaya penurunan stunting dapat berjalan dengam baik,” tandas Nonutu. (*)







