Buka Festival Literasi 2026, Wabup Minahasa Vanda Sarundajang Tegaskan Perpustakaan Harus Jadi Ruang Hidup Masyarakat

JEJAKSULUT.COM, MINAHASA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terus memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui gelaran Festival Literasi Kabupaten Minahasa yang dipusatkan di Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Minahasa, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P. Dalam sambutannya, Vanda menekankan bahwa pemaknaan literasi saat ini telah berkembang jauh melampaui sekadar kemampuan membaca dan menulis.

Menurutnya, literasi mencakup kecakapan masyarakat dalam memahami informasi, mengolah pengetahuan, berpikir kritis, serta memanfaatkannya secara positif untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Budaya literasi harus terus kita tumbuhkan bersama. Dengan masyarakat yang gemar membaca dan belajar, kita dapat membangun sumber daya manusia Minahasa yang semakin berkualitas dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman,” ujar Vanda.

Transformasi Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Secara khusus, Wakil Bupati juga menyoroti peran vital perpustakaan daerah. Ia menegaskan bahwa fasilitas publik tersebut tidak boleh lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan atau peminjaman buku semata, melainkan harus bertransformasi menjadi pusat pembelajaran interaktif dan wadah pengembangan kreativitas warga.

“Perpustakaan harus hadir sebagai ruang yang hidup, terbuka, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, berbagai kegiatan literasi seperti ini perlu terus dikembangkan,” tambahnya.

Untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan, Vanda mengajak seluruh pihak—mulai dari pemerintah daerah, sekolah, keluarga, komunitas, hingga pemerintah desa—untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh suburnya minat baca, khususnya di kalangan generasi muda.

Sinergi Hingga Tingkat Desa

Pelaksanaan festival ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam melahirkan warga Minahasa yang lebih kritis, kreatif, serta berwawasan luas.

Dukungan penuh terhadap agenda pemajuan SDM ini terlihat dari hadirnya jajaran pejabat daerah dan pemerintah desa, di antaranya:

Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Minahasa, Kepala Bapenda Kabupaten Minahasa, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Para Hukum Tua se-Kabupaten Minahasa

Kehadiran para Hukum Tua mempertegas komitmen bersama untuk membawa semangat literasi hingga ke tingkat desa, menjadikan pengetahuan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan masyarakat Minahasa. (*)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *