JEJAKSULUT.COM, Minahasa – Kabupaten Minahasa kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.
Dibawah Kepemimpinan Bupati Minahasa Robby Dondokambey S.Si, MAP bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS, Kabupaten Minahasa berhasil meraih Penghargaan TPID Award 2025 untuk kategori TPID Kabupaten/Kota Berprestasi.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, yang hadir mewakili Pemerintah Daerah dalam acara tersebut.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2025 yang diselenggarakan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Kabupaten Minahasa menjadi salah satu dari lima Kabupaten/Kota yang menerima pengakuan atas daerah berprestasi secara Nasional dalam pengendalian inflasi.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Vanda Sarundajang bersama para tamu undangan lainnya mendengarkan secara langsung Arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima.
Vanda Sarundajang menegaskan bahwa TPID Award ini merupakan bukti dari kerja keras dan kolaborasi yang solid di Kabupaten Minahasa.
“Melalui penghargaan ini, Kabupaten Minahasa menunjukkan komitmen dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah dan nasional melalui upaya pengendalian inflasi yang efektif, kolaboratif, dan berkelanjutan,” ungkap Vanda Sarundajang.
Dirinya berharap, Pencapaian ini dapat terus memacu semangat Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama seluruh pihak terkait untuk terus meningkatkan sinergi dalam menjaga inflasi dam stabilitas harga serta ketahanan pangan di Kabupaten Minahasa.
Penghargaan ini juga, lanjut Wabup, tak lepas dari program Minahasa Mapalus yang diinisiasi sejak 2024 berfokus pada stabilisasi pasokan komoditas hortikultura dan perikanan serta menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat.
Program ini mengadopsi strategi komprehensif yang dikenal dengan istilah ‘4K’ yakni:
• Ketersediaan Produksi: Memastikan volume produksi yang cukup melalui dukungan kepada petani dan nelayan.
• Kelancaran Distribusi: Meminimalkan hambatan logistik agar pasokan dari sentra produksi sampai ke konsumen tepat waktu.
• Keterjangkauan Harga: Menjaga disparitas harga antar daerah tetap wajar melalui intervensi pasar yang terukur.
• Komunikasi yang Efektif: Memberikan informasi yang transparan dan akurat mengenai kondisi pasokan dan harga kepada publik.
Vanda Sarundajang menjelaskan, dukungan penuh dari Bapak Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa adalah kunci utama keberhasilan TPID.
“Keberhasilan ini juga tak lepas dari semangat gotong royong khas Minahasa, Mapalus, yang diterjemahkan menjadi kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan masyarakat,” tandas Wakil Bupati Minahasa.
Acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan petinggi negara, antara lain Gubernur Bank Indonesia, Ketua DPR RI, Ketua MA RI.
Kemudian, para Menteri Koordinator, para Menteri, Kapolri, Panglima TNI, pimpinan lembaga negara, para duta besar negara sahabat, serta para Gubernur, Bupati, Walikota, dan pimpinan lembaga ekonomi nasional. (*)







